Jumat, 13 April 2012

Golongan Darah 3


Ketika orang bertanya, “Golongan darahnya apa?” Kemudian jawabannya bisa golongan darah A, B, AB atau O. Sebenarnya apa sih golongan darah dan perlunya kita mengetahui golongan darah kita?

Golongan darah adalah ciri khusus darah dari suatu individu karena adanya perbedaan jenis karbohidrat dan protein pada permukaan membran sel darah merah. Dengan kata lain, golongan darah ditentukan oleh jumlah zat (kemudian disebut antigen) yang terkandung di dalam sel darah merah.

Ada dua jenis penggolongan darah yang paling penting, yaitu penggolongan ABO dan Rhesus (faktor Rh). Selain sistem ABO dan Rh, masih ada lagi macam penggolongan darah lain yang ditentukan berdasarkan antigen yang terkandung dalam sel darah merah. Di dunia ini sebenarnya dikenal sekitar 46 jenis antigen selain antigen ABO dan Rh, hanya saja lebih jarang dijumpai.

Salah satunya Diego positif yang ditemukan hanya pada orang Asia Selatan dan pribumi Amerika. Dari sistem MNS didapat golongan darah M, N dan MN yang berguna untuk tes kesuburan. Duffy negatif yang ditemukan di populasi Afrika. Sistem Lutherans mendeskripsikan satu set 21 antigen.

Dan sistem lainnya meliputi Colton, Kell, Kidd, Lewis, Landsteiner-Wiener, P, Yt atau Cartwright, XG, Scianna, Dombrock, Chido/ Rodgers, Kx, Gerbich, Cromer, Knops, Indian, Ok, Raph dan JMH.


Sistem ABO
Karl Landsteiner, seorang ilmuwan asal Austria yang menemukan 3 dari 4 golongan darah dalam sistem ABO pada tahun 1900 dengan cara memeriksa golongan darah beberapa teman sekerjanya. Percobaan sederhana ini pun dilakukan dengan mereaksikan sel darah merah dengan serum dari para donor.

Hasilnya adalah dua macam reaksi (menjadi dasar antigen A dan B, dikenal dengan golongan darah A dan B) dan satu macam tanpa reaksi (tidak memiliki antigen, dikenal dengan golongan darah O). Kesimpulannya ada dua macam antigen A dan B di sel darah merah yang disebut golongan A dan B, atau sama sekali tidak ada reaksi yang disebut golongan O.
Kemudian Alfred Von Decastello dan Adriano Sturli yang masih kolega dari Landsteiner menemukan golongan darah AB pada tahun 1901. Pada golongan darah AB, kedua antigen A dan B ditemukan secara bersamaan pada sel darah merah sedangkan pada serum tidak ditemukan antibodi.

Dalam sistem ABO, golongan darah dibagi menjadi 4 golongan:

Golongan
Sel Darah Merah
Plasma
A
Antigen A
Antibodi A
B
Antigen B
Antibodi B
AB
Antigen A & B
Tidak ada antibodi
O
Tidak ada antigen
Antibodi Anti A & Anti B
Penyebaran golongan darah A, B, O dan AB bervariasi di dunia tergantung populasi atau ras. Salah satu pembelajaran menunjukkan distribusi golongan darah terhadap populasi yang berbeda-beda.

Tabel distribusi golongan darah
Populasi
O
A
B
AB
Suku pribumi Amerika Selatan
100%
-
-
-
Orang Vietnam
45.0%
21.4%
29.1%
4.5%
Suku Aborigin di Australia
44.4%
55.6%
-
-
Orang Jerman
42.8%
41.9%
11.0%
4.2%
Suku Bengalis
22.0%
24.0%
38.2%
15.7%
Suku Saami
18.2%
54.6%
4.8%
12.4%


Tabel pewarisan golongan darah kepada anak

Ibu/Ayah
O
A
B
AB
O
O
O, A
O, B
A, B
A
O, A
O, A
O, A, B, AB
A, B, AB
B
O, B
O,A,B,AB
O,B
A, B, AB
AB
A, B
A, B, AB
A, B, AB
A, B, AB



Rhesus Faktor
Rh atau Rhesus (juga biasa disebut Rhesus Faktor) pertama sekali ditemukan pada tahun 1940 oleh Landsteiner dan Weiner. Dinamakan rhesus karena dalam riset digunakan darah kera rhesus (Macaca mulatta), salah satu spesies kera yang paling banyak dijumpai di India dan Cina.
Pada sistem ABO, yang menentukan golongan darah adalah antigen A dan B, sedangkan pada Rh faktor, golongan darah ditentukan adalah antigen Rh (dikenal juga sebagai antigen D).
Jika hasil tes darah di laboratorium seseorang dinyatakan tidak memiliki antigen Rh, maka ia memiliki darah dengan Rh negatif (Rh-), sebaliknya bila ditemukan antigen Rh pada pemeriksaan, maka ia memiliki darah dengan Rh positif (Rh+).


Penting Untuk Transfusi
Transfusi darah adalah proses menyalurkan darah atau produk berbasis darah dari satu orang ke sistem peredaran orang lainnya. Transfusi darah berhubungan dengan kondisi medis seperti kehilangan darah dalam jumlah besar disebabkan trauma, operasi, syok dan tidak berfungsinya organ pembentuk sel darah merah.
Singkatnya berdasarkan panduan dari apa yang telah dilakukan oleh Landsteiner, pada 1907 sejarah mencatat kesuksesan transfusi darah pertama yang dilakukan oleh Dr. Reuben Ottenberg di Mt. Sinai Hospital, New York.
Berkat keahlian Landsteiner pula banyak nyawa dapat diselamatkan dari kematian saat terjadi Perang Dunia I, dimana transfusi darah dalam skala lebih besar mulai dilakukan. Kemudian, Karl Landsteiner memperoleh penghargaan Nobel dalam bidang Fisiologi dan Kedokteran pada tahun 1930 untuk jasanya menemukan cara penggolongan darah ABO.
Dalam transfusi darah, kecocokan antara darah donor (penyumbang) dan resipien (penerima) adalah sangat penting. Darah donor dan resipien harus sesuai golongannya berdasarkan sistem ABO dan Rhesus faktor.
Transfusi darah dari golongan yang tidak kompatibel dapat menyebabkan reaksi transfusi imunologis yang berakibat anemia hemolisis, gagal ginjal, syok, dan kematian. Hemolisis adalah penguraian sel darah merah dimana hemoglobin akan terpisah dari eritrosit.
Pemilik rhesus negatif tidak boleh ditransfusi dengan darah rhesus positif. Jika dua jenis golongan darah ini saling bertemu, dipastikan akan terjadi perang. Sistem pertahanan tubuh resipien (penerima donor) akan menganggap rhesus dari donor itu sebagai benda asing yang perlu dilawan. Di dunia, pemilik darah rhesus negatif termasuk minoritas.

Tabel kecocokan golongan darah

Gol Darah Resipien
Donor harus
AB+
Golongan darah mana pun
AB-
O-
A-
B-
AB-
A+
O-
O+
A-
A+
A-
O-
A+


B+
O-
O+
B-
B+
B-
O-
B-


O+
O-
O+


O-
O-




Tabel kecocokan plasma

Resipien
Donor harus
AB
AB manapun
A
A atau AB manapun
B
B atau AB manapun
O
O, A, B atau AB manapun



Penting untuk Suami Istri
Selain hemolisis, ada kelainan genetik lain yang juga mengintai ibu (serta bayi yang tengah dikandung, bila kasus terjadi pada wanita atau ibu hamil). Terutama jika ibu berdarah rhesus negatif sedangkan suami berdarah rhesus positif. Masalah ini biasanya terjadi pada perkawinan antar bangsa.
Secara genetik, rhesus positif dominan terhadap rhesus negatif. Anak dari pasangan beda rhesus punya kemungkinan 50-100% berrhesus positif. Kemungkinan berrhesus negatif hanya 0-50%. Artinya rhesus si anak lebih mungkin berbeda dengan si ibu.
Jika tidak cepat ditangani, perbedaan rhesus antara calon bayi dengan ibu ini akan menimbulkan masalah. Lewat plasenta, rhesus darah janin akan masuk ke peredaran darah si ibu. Selanjutnya ini akan menyebabkan tubuh si ibu memproduksi antirhesus. Lewat plasenta juga, antirhesus ini akan melakukan serangan balik ke dalam peredaran darah si calon bayi. Sel-sel darah merah si calon bayi akan dihancurkan.
Pada kehamilan permata, antirhesus mungkin hanya akan menyebabkan si bayi lahir kuning (karena proses pemecahan sel darah merah menghasilkan bilirubin yang menyebabkan warna kuning pada kulit).
Tapi pada kehamilan kedua, problemnya bisa menjadi fatal jika anak kedua juga memiliki rhesus positif. Saat itu, kadar antirhesus ibu sedemikian tinggi, sehingga daya rusaknya terhadap sel darah merah bayi juga hebat. Ini bisa menyebabkan janin mengalami keguguran.
Jika sebelum hamil si ibu sudah mengetahui rhesus darahnya, masalah keguguran ini bisa dihindari. Sesudah melahirkan anak pertama, dan selama kehamilan berikutnya, dokter akan memberikan obat khusus untuk menetralkan antirhesus darah si ibu. Dengan terapi ini, anak kedua bisa diselamatkan.
Untuk alasan tersebut maka dianjurkan bagi pasangan yang akan menikah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan pranikah (premarital health checkup) dan bagi ibu yang ingin memiliki bayi dan atau yang telah dinyatakan positif hamil untuk segera memeriksa kesehatannya.
Namun, satu masalah yang tersisa adalah test laboratorium saat ini belum memungkinkan untuk melihat perbedaan dengan lebih jelas antara genotip (Rh+/Rh-) dan (Rh+/Rh+), karena keduanya menghasilkan Rhesus faktor yang sama yaitu Rh+.
Jadi, sudah tahu kan, bahwa golongan darah itu sangat penting untuk diketahui dan berguna untuk kehidupan. Ketahui golongan darah anda sekarang juga.

Ramalan Golongan Darah


Golongan Darah: A, B, O, AB

Di Jepang, ramalan ttg seseorang lebih ditentukan oleh golongan darah daripada zodiak atau shio. Kenapa? Katanya, golongan darah itu ditentukan oleh protein-protein tertentu yang membangun semua sel di tubuh kita dan oleh karenanya juga menentukan psikologi kita. Benar apa tidak?

SIFAT SECARA UMUM

A
terorganisir, konsisten, jiwa kerja-sama tinggi, tapi selalu cemas (krn perfeksionis) yg kadang bikin org mudah sebel, kecenderungan politik: 'destra'

B
nyantai, easy going, bebas, dan paling menikmati hidup, kecenderungan politik: 'sinistra'

O
berjiwa besar, supel, gak mau ngalah, alergi pada yg detil, kecenderungan politik: 'centro'

AB
unik, nyleneh, banyak akal, berkepribadian ganda, kecenderungan politik


BERDASARKAN URUTAN

Yg paling gampang ngaret soal waktu
B (krn nyantai terus)
O (krn flamboyan)
AB (krn gampang ganti program)
A (krn gagal dalam disiplin)

Yg paling susah mentolerir kesalahan org :
A (krn perfeksionis dan narsismenya terlalu besar)
B (krn easy going tapi juga easy judging)
AB (krn asal beda)
O (easy judging tapi juga easy pardoning)

Yg paling bisa dipercaya :
A (krn konsisten dan taat hukum)
O (demi menjaga balance)
B (demi menjaga kenikmatan hidup)
AB (mudah ganti frame of reference)

Yg paling disukai utk jadi teman :
O (orangnya sportif)
A (selalu on time dan persis)
AB (kreatif)
B (tergantung mood)

Kebalikannya, teman yg paling disebelin/tidak disukai :
B (egois, easy come easy go, maunya sendiri)
AB (double standard)
A (terlalu taat dan scrupulous)
O (sulit mengalah)


 MENYANGKUT OTAK DAN KEMAMPUAN

Yg paling mudah kesasar/tersesat
1. B
2. A
3. O
4. AB

Yg paling banyak meraih medali di olimpiade olah raga:
O (jago olah raga)
A (persis dan matematis)
B (tak terpengaruh pressure dari sekitar. Hampir seluruh atlet judo, renang dan gulat jepang bergoldar B)
AB (alergi pada setiap jenis olah raga)

Yg paling banyak jadi direktur dan pemimpin
O (krn berjiwa leadership dan problem-solver)
A (krn berpribadi 'minute' dan teliti)
B (krn sensitif dan mudah ambil keputusan)
AB (krn kreatif dan suka ambil resiko)

Yg jadi PM jepang rata2 bergolongan darah
O (berjiwa pemimpin)

 Mahasiswa Tokyo Univ pada umumnya bergol darah : B

Yg paling gampang nabung :
A (suka menghitung bunga bank)
O (suka melihat prospek)
AB (menabung krn punya proyek)
B (baru menabung kalau punya uang banyak)

Yg paling kuat ingatannya
1. O
2. AB
3. A
4. B

Yg paling cocok jadi MC :
A (kaya planner berjalan)


MENYANGKUT KESEHATAN

Yg paling panjang umur :
O (gak gampang stress, antibodynya paling joss!)
A (hidup teratur)
B (mudah cari kompensasi stress)
AB (amburadul)

Yg paling gampang gendut
O (nafsu makan besar, makannya cepet lagi)
B (makannya lama, nambah terus, dan lagi suka makanan enak)
A (hanya makan apa yg ada di piring, terpengaruh program diet)
AB (Makan tergantung mood, mudah kena anoressia)

Paling gampang digigit nyamuk :
O (darahnya manis)

Yg paling gampang flu/demam/batuk/ pilek
A (lemah terhadap virus dan pernyakit menular)
AB (lemah thd hygiene)
O (makan apa saja enak atau nggak enak)
B (makan, tidur nggak teratur)

Apa yg dibuat pada acara makan2 di sebuah pesta :
O (banyak ngambil protein hewani, pokoknya daging2an)
A (ngambil yg berimbang. 4 sehat 5 sempurna)
B (suka ambil makanan yg banyak kandungan airnya spt soup, soto, bakso,dsb)
AB (hobby mencicipi semua masakan, 'aji mumpung')

Yg paling cepat botak :
1. O
2. B
3. A
4. AB

Yg tidurnya paling nyenyak dan susah dibangunin :
B (tetap mendengkur meski ada Tsunami)
AB (jika lagi mood, sleeping is everything)
A (tidur harus 8 jam sehari, sesuai hukum)
O (baru tidur kalau benar2 capek dan membutuhkan)

Yg paling cepet tertidur
B (paling mudah ngantuk, bahkan sambil berdiripun bisa tertidur)
O (Kalau lagi capek dan gak ada kerjaan mudah mengantuk)
AB (tergantung kehendak)
A (tergantung aturan dan orario)

Penyakit yg mudah menyerang :
A (stress, majenun/linglung)
B (lemah terhadap virus influenza, paru-paru)
O (gangguan pencernaan dan mudah kena sakit perut)
AB (kanker dan serangan jantung, mudah kaget)

Apa yg perlu dianjurkan agar tetap sehat :
A (Krn terlalu perfeksionis maka nyantailah sekali-kali, gak usah terlalu tegang dan serius)
B (Krn terlalu susah berkonsentrasi, sekali-kali perlu serius sedikit, meditasi, main catur)
O (Krn daya konsentrasi tinggi, maka perlu juga mengobrol santai, jalan-jalan)
AB (Krn gampang capek, maka perlu cari kegiatan yg menyenangkan dan bikin lega).

Yg paling sering kecelakaan lalu lintas (berdasarkan data kepolisian)
1. A
2. B
3. O
4. AB

Golongan Darah 2


Dunia ini terdiri dari berbagai suku bangsa, tetapi hanya terdapat 4 golongan darah yang berbeda, dengan perbandingan persentase sbb : Golongan Darah O (46 %), Golongan Darah A (40%), Golongan Darah B (10 %), Golongan Darah AB (4 %).
Dan dari sifat dan jenis makanan yang sesuai dengan golongan darahnya, maka dikategorikan sbb :
- Golongan Darah O   : Carnivore / Pemburu.
- Golongan Darah A  : Vegetarian.
- Golongan Darah B  : Omnivore Seimbang.
- Golongan Darah AB : Diet Campuran.
Tiap tetes darah kita mengandung susunan biokimia yang sama uniknya dengan sidik  jari kita.
Golongan darah mempengaruhi :
- Sistem pencernaan,
- Kemampuan badan dalam merespon stress,
- Keadaan mental,
- Efisiensi metabolisme,
- Kekuatan system daya tahan tubuh,
- Kemampuan aktivitas.
Kita bisa merasakan perbedaan dari golongan darah ini dari hal-hal sbb :
- Saat mengkonsumsi produk kesehatan, ada yang merasakan khasiatnya, ada yang tidak merasakan khasiatnya.
- Malam setelah minum kopi, ada yang bisa tidur, tetapi ada yang tidak bisa tidur, sehingga ada yang sengaja minum kopi supaya tidak mudah merasa ngantuk.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa Makanan bagi seseorang bisa merupakan racun bagi orang yang lain (“One Man’s Food, Another Man’s Poison“).
- Makan = reaksi kimia antara darah dengan makanan yang kita makan atau suplemen yang kita konsumsi.
- Makanan mengandung protein yang disebut lektin.
- Golongan darah kita terprogram secara genetik untuk menerima atau menolak lektinmakanan-makanan tertentu.
- Lektin yang bertentangan dengan golongan darah akan terkumpul dalam organ tubuh seperti hati, ginjal, otak, lambung, usus, dll atau system tubuh mulai menggumpalkan sel-sel di daerah tersebut. Proses penggumpalan itu disebut aglutinasi (“agglutination” dan akan mengganggu pencernaan, metabolisme dan system daya tubuh. Akibatnya akan timbul penyakit kronis seperti :  radang sendi (arthritis), radang usus besar (colitis), kolestrol tinggi, anemia, tekanan darah tinggi, stress, kelebihan berat badan (obesitas), depresi, diabetes melitus, dan kecanduan makanan (food carvings).
Dampak dari makan makanan tidak sesuai dengan golongan darah, maka sel darah akan terkontaminasi, antara lain berupa :
- CRT : Parasites,
- CRT : Poor Foundation,
- CRT : Calcium Def,
- CRT : Cholestrol,
- CRT : Oxidised Fat + Bad Viral Activity,
- CRT : Rouleaux.
Untuk membantu menormalkan kembali sel-sel darah yang telah terkontaminasi ini bisa dilakukan dengan mengkonsumsi LEGREEN, yang mempunyai fungsi utama sbb :
- Memberi nutrisi lengkap untuk seluruh badan agar berfungsi dengan optimal,
- Membuang toksin dan lektin yang melekat maupun yang berkumpul di organ dan system sehingga membantu mencegah penyakit kronis.
Hasil dari mengkonsumsi LEGREEN dapat dilakukan dengan analisa sel hidup (“Life Blood Analysis“).

Golongan Darah 1


Dunia ini terdiri dari berbagai suku bangsa, tetapi hanya terdapat 4 Golongan Darah yang berbeda, yaitu  Golongan darah A, B, AB, dan O. Dengan persentase nya sbb : Golongan darah A : 40 %, Golongan darah B : 10 %, Golongan Darah AB : 4 %, Golongan Darah O : 46 %.
Golongan darah mempengaruhi :
§  System pencernaan
§  Kemampuan badan merespons terhadap stress
§  Keadaan mental
§  Efisiensi metabolisme
§  Kekuatan system daya tahan tubuh
§  Kemampuan aktivitas

Tiap tetes darah kita mengandung susunan biokimia yang sama uniknya dengan sidik jari kita.
Karena perbedaan dampak makanan pada masing-masing golongan darah, maka : Makanan bagi anda mungkin bisa jadi racun bagi orang lain ( One Man’s Food, Another Man’s Poison).
Berikut rangkuman pola makanan yang tidak sesuai dan yang tidak sesuai dengan masing-masing golongan darah :

1. Golongan Darah AB ( 4 % populasi dunia ) :
Makanan yang TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah AB :
- Ayam, sapi, bebek, burung dara, rusa, babi, angsa, burung puyuh.
- Buncis, chikpea, kacang hitam, buncis lima.
- Tepung terigu, roti, kue, mie, biskuit, pizza.
- Kopi.
- Pisang, kelapa / santan, jambu biji, mangga, delima, jeruk, belimbing, alpukat.
- Jagung, jamur, lobak (radish), tauge, asinan, lobak putih.
- Telor bebek.
Makanan yang  SESUAI dengan Golongan Darah AB :
- Kalkun, domba, kelinci, kambing.
- Kacang kedelai, tahu, tempe.
- Seafood (kecuali yang berkulit keras, seperti : tiram, kerang, kepiting).
- Bijian, seperti : kacang tanah, kenari, kacang merah.
- Rumput laut (kelp).
- Anggur, kiwi, jeruk bali, nanas, semangka, cranberry, mulbery, pepaya.
- Alfafa, wortel, brokoli, bit, sledri, terong, kentang manis, kol kembang, mentimun, jahe, bawang putih, ubi jalar, talas (yam).
- Telur putih (telur ayam).
Pola makan Golongan Darah AB ini merupakan Diet Campuran, dan memiliki keuntungan dan intoleransi dari Golongan Darah A dan Golongan Darah B.

2. Golongan Darah B ( 10 % polpulasi dunia ) :
Makanan yang  TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah B :
- Ayam, babi, bebek, burung dara, angsa, burung puyuh.
- Seafood (yang berkulit keras, seperti : tiram, kerang, kepiting).
- Tepung terigu, roti, kue, mie, biskuit, pizza.
- Kacang-kacangan & biji-bijian, seperti : tauge, kacang kedelai, kacang tanah, biji wijen, chickpea).
- Kesemak, delima, belimbing, kelapa (santan), mangga.
- Tomat, alpukat, jagung, lobak, labu.
- Telor bebek, telor burung puyuh.
Makanan yang SESUAI dengan Golongan Darah B :
- Telor ayam.
- Kambing, rusa, domba, kelinci.
- Licorice (sejenis kayu manis).
- Pisang, anggur, nanas, kiwi, semangka, mulberry, pepaya, apel.
- Bit, brokoli, terong, jahe, wortel, sayuran hijau bayam, sawi, kol kembang, kubis, bawang putih, paprika, ubi jalar, talas (yam), ginseng.
Pola makanan Golongan Darah B merupakan Omnivore Seimbang, diet bervariasi dan satu-satunya golongan yang cocok dengan hasil perternakan.

3. Golongan Darah A (  40 % populasi dunia ) :
Makanan yang TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah A :
- Sapi, kambing, bebek, babi, domba, rusa, kelinci, angsa, burung puyuh.
- Susu sapi dan produk susu sapi.
- Kacang mente, kacang merah, buncis lima.
- Tepung terigu, roti, kue, mie, biskuit, pizza.
- Pisang, kelapa /santan, melon, mangga, jeruk, pepaya.
- Kentang, tomat, asinan, acar, terong, kubis, lada, cabe, talas (yam).
Makanan yang SESUAI dengan Golongan Darah A :
- Seafood (kecuali yang berkulit keras, seperti : tiram, kerang, kepiting).
- Makanan yang terbuat dari kedelai, seperti : tahu, tempe.
- Kopi.
- Apricot, nanas, jeruk bali, limau, lemon, apel, anggur, strawberi, jambu biji, semangka, mulberry.
- Alfafa, brokoli, lobak putih, jahe, labu, wortel, bawang putih, seledri, bawang merah.
Pola makanan Golongan Darah A merupakan Vegetarian (tinggi karbohidrat, rendah lemak, tinggi protein nabati).

4. Golongan Darah O ( 46 % populasi dunia ) :
Makanan yang TIDAK SESUAI dengan Golongan Darah O :
- Tepung terigu, seperti : roti, kue, mie, biskuit, pizza.
- Babi, burung puyuh.
- Susu dan produk susu.
- Kopi.
- Pir asia, jeruk, melon, kelapa / santan, kiwi, strawberry.
- Alfalfa, kol kembang, alpukat, zaitun hitam, jagung, mentimun, kentang (semua jenis), asinan, kubis, bak choy.
- Telur puyuh.
Makanan yang SESUAI dengan Golongan Darah O :
- Rumput laut (kelp).
- Seafood.
- Sapi, domba, rusa, kambing, kelinci.
- Jambu biji, nanas, ceri, apel, aprikot, kurma, pepaya, mulberry.
- Brokoli, kelp, wortel, labu, colland hijau, lada, okra, lobak putih, parsley, sledri, talas (yam), bawang putih, jahe, singkong, ubi jalar.
Pola makan Golongan Darah O merupakan Carnivore (Pemburu). Makan daging (protein tinggi, rendah karbohidrat dan lemak), dan menghindari makanan gandum, terigu dan sebagian besar biji-bijian.
Dengan mengetahui Pola Makanan Golongan Darah, maka kita bisa memilih apakah kita akan mengikuti pola makan ini atau tidak dan semua itu kembali kepada keputusan kita. Tidak ada ketentuan dan peraturan mengenai apa yang boleh kita makan dan tidak sehubungan dengan golongan darah ini, tetapi kalau kita mengikuti pola makanan golongan darah ini maka kita akan mendapatkan kenyataan bahwa kita akan menjadi lebih sehat dan terhindar dari penyakit-penyakit kronik.
Memang dalam kenyataannya agak sulit kadang-kadang untuk menjalankan pola makan golongan darah secara sempurna, karena dalam hidup, kita tentu kadang-kadang ingin merasakan makanan yang enak, atau makan pada pesta-pesta dan resepsi, atau kadang-kadang makanan yang tersedia pada saat-saat tertentu tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Bukannya berarti lalu kita tak usah makan atau tidak makan dalam kondisi tersebut, tetapi kalau kita bisa menjalankan pola makan golongan darah semaksimal mungkin maka akan lebih baiklah hasil kesehatan kita.

Selasa, 10 April 2012

Misteri Terbelahnya Bulan


“Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah
(Q.S. Al-Qamar: 1)”
Dalam temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya: Apakah ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah?
Tentang ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. Sejak beberapa waktu lalu, saya mempresentasikan di Univ. Cardif, Inggris bagian barat, dan para peserta yang hadir bermacam-macam, ada yang muslim dan ada juga yang bukan muslim. Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputar mukjizat ilmiah dari Al-Qur’an.
Salah seorang pemuda yang beragama muslim pun berdiri dan bertanya, “Wahai Tuan, apakah menurut anda ayat yang berbunyi “Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah” mengandung mukjizat secara ilmiah?
Maka saya menjawabnya: “Tidak, sebab kehebatan ilmiah dapat diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sedangkan mukjizat tidak bisa diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sebab ia tidak bisa menjangkaunya. Dan tentang terbelahnya bulan, maka itu adalah mukjizat yang terjadi pada Rasul terakhir Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam sebagai pembenaran atas kenabian dan kerasulannya, sebagaimana nabi-nabi sebelumnya. Dan mukjizat yang kelihatan, maka itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap orang yang melihatnya. Andai hal itu tidak termaktub di dalam kitab Allah dan hadits-hadits Rasulullah SAW, maka tentulah kami para muslimin di zaman ini tidak akan mengimani hal itu. Akan tetapi hal itu memang benar termaktub di dalam Al-Qur’an dan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam. Dan memang Allah ta’alaa benar-benar Maha berkuasa atas segala sesuatu”.
Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip sebuah kisah Rasulullah SAW membelah bulan. Kisah itu adalah di masa sebelum hijrah dari Mekah Al-Mukarramah ke Madinah.
Orang-orang musyrik berkata, “Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (mengejek dan mengolok-olok) ?”Rasulullah bertanya, “Apa yang kalian inginkan ?”Mereka menjawab: “Coba belahlah bulan …”
Maka Rasulullah SAW pun berdiri dan terdiam, lalu berdoa kepada Allah SWT agar menolongnya. Maka Allah SWT memberitahu Muhammad SAW agar mengarahkan telunjuknya ke bulan. Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan, dan terbelahlah bulan itu dengan sebenar-benarnya.
Maka serta-merta orang-orang musyrik pun berujar, Muhammad, engkau benar-benar telah menyihir kami!”.
Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa sihir, memang benar bisa saja “menyihir” orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada ditempat itu. Mereka lantas menunggu-nunggu orang-orang yang akan pulang dari perjalanan. Orang-orang Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, maka orang-orang musyrik pun bertanya, “Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?”
Mereka menjawab, “Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dan saling menjauh masing-masingnya kemudian bersatu kembali…!!!”.Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya lagi tetap kafir (ingkar).
Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya: “Sungguh, telah dekat hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat tanda-tanda kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya berkata, “Ini adalah sihir yang terus-menerus”, dan mereka mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan benar-benar telah tetap …..” sampai akhir surat Al-Qamar.